Pada 15 Februari lalu menjadi hari penentu bagi masyarakat DKI Jakarta untuk menentukan pemimpin mereka selama lima tahun kedepan. Tiga pasangan Cagub dan Cawagub berlomba mendapatkan hati dan suara masyarakat DKI Jakarta agar dapat terpilih menjadi orang nomor satu dan dua di Ibukota DKI Jakarta. AdmKiuKiu
Namun sepertinya masyarakat DKI Jakarta harus menunggu lagi untuk mendapatkan Gubernur dan Wakil Gubernurnya karena suara dari salah satu pasangan tidak ada yang mencapai 50 persen,maka akan dilakukan putaran kedua. Di putaran kedua ini pasangan Ahok-Djarot akan disandingkan dengan pasangan Anies-Sandiaga untuk kembali dipilih masyarakat. Agen Poker
Namun sayang pasangan Agus-Sylvi harus mengakui ketangguhan lawannya dan harus berhenti di putaran pertama. Lalu giliran Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga yang kini tengah mengincar partai-partai pengusung Agus-Sylvi untuk dapat mendukungnya pada Pilgub April mendatang.
Diketahui,para kader dan tim pemenangan Agus-Sylvi telah memutuskan suara mereka untuk mendukung pasangan Anies-Sandi,namun itu bukan suara dari Partai Demokrat langsung. EE Mangindaan yang merupakan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat mengatakan bahwa belum tentu Partai Demokrat akan mendukung Anies-Sandi dalam putaran kedua. Agen Domino
Menurutnya,belum ada arahan atau kepuMungktusan yang resmi yang dikeluarkan oleh Partai Demokrat terkait Pilgub putaran kedua. Bisa saja Partai Demokrat akan mendukung Ahok-Djarot untuk naik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Sakong
Pihaknya nanti akan mengumumkan secara resmi kepada pasangan manakah Partai Demokrat akan mendukung,bisa saja mendukung Anies-Sandi namun tidak menutup kemungkinan bila Partai Demokrat mendukung Ahok-Djarot karena semua bisa saja terjadi,ungkapnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Setelah hampir empat bulan lamanya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diberhentikan sementara dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta,akhirnya beberapa waktu lalu sebelum digelar Pilgub DKI Jakarta, Tjahjo Kumolo kembali mengangkat Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta. CemerlangQQ
Namun semenjak diangkatnya kembali Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta,pro dan kontra pun bermunculan. Berbagai pihak merasa tidak benar apabila Ahok yang merupakan tersangka harus kembali naik menjadi Gubernur karena sesuai hukum yang berlaku,tidak diizinkan seorang pemimpin yang menjadi tersangka kembali ke jabatannya. Agen Domino
Namun hal itu dipatahkan oleh Tjahjo Kumolo menurutnya tindakan yang ia ambil dengan mengangkat Ahok kembali menjadi Gubernur sudah benar dan tidak akan mengubah keputusannya meskipun MA akan mengeluarkan fatwa terhadap Ahok dan berbagai fraksi di DPR juga akan menggunakan hak angketnya untuk mempertanyakan keputusan Mendagri. Bandar Q
Tjahjo juga sangat yakin dengan keputusannya dan akan mempertanggungjawabkan keputusannya kepada Presiden Jokowi. Menurutnya, seorang pemimpin diberhentikan apabila ia terjerat kasus korupsi,makar,tindak terorisme atau tindak pidana yang mengancam negara yang hukumannya di atas lima tahun penjara. Sakong
Sedangkan ancaman pidana yang dijatuhkan kepada Ahok ada dua pasal,yang pertama pasal 156 KUHP dengan ancaman paling lama empat tahun penjara sedangkan pasal 156A KUHP dengan ancaman paling lama lima tahun penjara. Kemendagri kini tengah menanti keputusan jaksa apakah pasal yang dijatuhkan terhadap Ahok.
 |
| Aksi Bela Islam |
|
Masih ingatkah anda dengan aksi bela Islam beberapa bulan lalu yang digelar di Jakarta dengan ribuan masa yang datang dari berbagai pelosok negeri ini. Semuanya turun ke jalanan Jakarta untuk mendukung aksi Bela Islam dimana menuntut pihak kepolisian untuk segera menangkap dan memenjarakan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena diduga telah menistakan agama Islam saat berpidato di Kepulauan Seribu.
AdmKiuKiu - Aksi Bela Islam juga dilakukan berkali-kali di Jakarta,namun tetap dengan satu tujuan yaitu menangkap dan memenjarakan Ahok dan meminta pihak kepolisian mengungkap kasus tersebut secara transparan dan tidak pandang bulu. Para pendemo juga datang dari berbagai daerah di Indonesia,bukan hanya Jakarta,orangtua,anak-anak,laki-laki,perempuan,semua ikut turun ke jalanan.
Namun siapakah yang mendanai para pendemo untuk datang jauh-jauh dari kotanya,konsumsi untuk para pendemo serta biaya-biaya lainnya? Sempat beredar kabar bahwa salah satu Presiden Indonesia adalah orang yang mendanai aksi tersebut,ternyata dugaan tersebut tidak terbukti.
Baca juga : Beritaseoku.net
Sepandai-pandainya menyimpan bangkai akan tercium juga,mungkin ini peribahasa yang cocok untuk kasus ini. Terbukti,ternyata orang yang mendanai aski Bela Islam adalah Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-Majelis Ulama Indonesia Bachtiar Nasir. Menurut pengakuannya,ia menyumbang dana untuk aksi bela Islam sebesar Rp 3 Miliar rupiah. Dana digunakan untuk transportasi,korban luka-luka,untuk konsumsi,serta pembuatan baliho ataupun spanduk.
Agen Poker - Pengakuannya terkuak saat dirinya menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri,Jakarta Pusat atas kasus dugaan pencucian uang. Menurutnya hingga kini dana tersebut belum habis dan masih tersimpan di kas Yayasan namun tidak merincikan dalam kas Yayasan apa.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya membenarkan bahwa Bachtiar telah menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan pencucian uang,statusnya masih sebagai saksi dan masih akan dimintai keterangan dan bukti lainnya.
AdmKiuKiu - Beberapa pekan lalu publik sempat heboh dengan beredarnya screenshoot percakapan antara Habib Rizieq dan Firza Husein dengan percakapan porno dan beredar pula foto tidak senonoh dari Firza Husein yang kini sudah beredar luas di sosial media.
Pihak kepolisian pun kini tengah mendalami kasus tersebut namun keduanya bersikukuh menolak chat dan foto tersebut dan merasa itu adalah fitnah. Meski begitu kini Firza sudah ditahan oleh pihak kepolisian meskipun sempat kabur kerumah orangtuanya tapi pihak kepolisian berhasil menangkapnya.
Beredar pula sebuah rekaman suara yang diduga adalah Firza Husein yang berkomunikasi dengan sosok bernama "Kak Ema" dan kini polisi telah menemukan dan meminta keterangan sosok Ema dalam rekaman suara tersebut. Ternyata Ema merupakan teman dari Firza.
Baca juga : Beritaseoku.net
Namun pihak kepolisian enggan memberitahu apa saja yang dipertanyakan ke Ema. Polisi masih memerlukan beberapa saksi lagi,namun untuk barang bukti saat ini pihak kepolisian telah mempunyai beberapa barang bukti yang diamankan dirumah Firza diantaranya seprei,televisi dan meja televisi. Semuanya diamankan di kediaman Firza beberapa waktu lalu.
Agen Poker - Meskipun begitu Firza melalui pengacaranya menyampaikan bahwa foto dan chatting yang beredar itu tidak benar dan hanya editan atau palsu. Pengacara mengatakan bahwa Firza adalah korban Pornografi. Kini Firza juga sedang sakit dan stres karena kasus yang menyeret dirinya yang sebelumnya juga diperiksa terkait dugaan pelaku makar pada aksi 212 Desember tahun lalu.
Pihak kepolisian dalam waktu dekat juga akan segera memeriksa Ibunda dari Firza untuk dimintai keterangannya terkait kasus yang menimpa anaknya karena diduga ibunda Firza tahu mengenai kasus tersebut karena saat dicari pihak kepolisian ternyata Firza sempat kabur kerumah Ibundanya untuk mengamankan diri.
Agen Poker - Ahok adalah anak nakal,ucap Ketua Umum Partai Hanura sekaligus Ketua MPR RI, Oesman Sapta. Beliau dan keluarga telah sepakat akan mendukung Cagub nomor urut dua ini pada Pilgub Februari mendatang. Menurutnya, Jakarta butuh pemimpin yang mempunyai jiwa seperti Ahok.
Agen Domino - Oesman menyatakan bahwa Ahok itu anak nakal,tapi ialah calon pemimpin yang akan membawa DKI Jakarta untuk lebih baik lagi kedepannya. Karena saat ini saja Jakarta sudah mulai berbenah,sudah mengalami banyak perubahan ke arah positif,ke arah yang lebih baik.
Agen Capsa - Menurutnya,anak yang nakal itulah yang biasanya akan menjadi orang. Maksudya adalah anak nakal seperti Ahok-lah yang suatu saat akan menjadi manusia yang dapat membela rakyat seperti yang saat ini Ahok buktikan bahwa ia mementingkan kepentingan rakyat dan tidak memihak,semua sama dimatanya
.Agen AduQ - Ia juga menegaskan bahwa saat ini Ahok sedang diuji kesabaran serta ketabahannya karena tersandung kasus dugaan penistaan agama yang menyeret dirinya ke pengadilan. Namun ia percaya bahwa Ahok mampu menghadapi cobaan ini karena anak nakal pasti kuat.
Baca juga : Beritaupdatekini.blogspot.com
Oesman juga menerangkan bahwa orang seperti Ahok hanya mulutnya saja yang seperti itu tapi hatinya jelas berbeda dengan yang ada dimulutnya. Oesman mengaku bahwa dirinya lebih gila daripada Ahok,dan Oesman verpesan agar Ahok tenang menghadapi semua masalahnya.
Bandar KiuOnline - Ia menegaskan bahwa saat ini DKI Jakarta sangat membutuhkan pemimpin yang seperti Ahok. Pemimpin yang dapat membuat perubahan positif menuju arah yang lebih baik dan membuat rakyatnya makmur sejahtera dan pastinya membuat Jakarta lebih maju dan baik dari sebelumnya.
Bandar Poker - Oesman juga berpendapat bahwa tidak boleh melihat pemimpin dari suku dan warna kulitnya saja karena semua sama dimata Tuhan,kita adalah negara Indonesia,berbeda namun satu jua. Meski kita hidup dalam kebinekaan,berbeda ras,suku,warna kulit,agama,perbedaan lah yang menyatukan kita menjadi Indonesia. Jadi tidak perlu mempersoalkan asal usul pemimpin karena yang dinilai adalah cara kerja serta hasil kerja nyata dari sang pemimpin.

Agen Poker - Belakangan masyarakat kita sedang dihebohkan dengan aksi makar yang diduga telah terjadi pada Desember tahun lalu dimana ribuan masyarakat dari berbagai daerah tumpah ruah ke jalanan Jakarta pada aksi 212 yang meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap Ahok karena diduga telah menistakan agama.
Yang tidak kalah hebohnya dimana sebelum aksi tersebut dilakukan, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar jumpa pers di kediamannya dan beliau menyatakan bahwa bila Ahok memang pelaku penistaan agama harus ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.
Bandar Poker - Adanya tindakan makar diperkuat setelah tanggal 14 Desember 2016 subuh sebelum aksi 1412 yang merupakan aksi damai, 11 orang ditangkap pihak kepolisian karena diduga sebagai pelaku aksi makar diantaranya Ahmad Dahani dan Ratna Sarumpaet.
Apakah ini ada hubungannya dengan SBY,karena beredar kabar burung bahwa SBY lah dalang dibalik aksi makar tersebut dan juga telah mendanai aksi 212 dan 1412 lalu di Jakarta. Hingga pada akhirnya disidang kedelapan Ahok, pihak pengacara Ahok menyatakan bahwa SBY telah meminta MUI untuk mengeluarkan fatwa penistaan agama terhadap Ahok. Pengacara Ahok memiliki bukti transkrip percakapan antara SBY dan Ketua MUI Ma'ruf Amin.
Baca juga : Beritaupdatekini.blogspot.com
Dengan adanya bukti transkrip pembicaraan antara SBY dan Ketua MUI, apakah benar SBY ada kaitannya dengan aksi makar yang saat ini tengah menjadi pembicaraan? Apakah SBY adalah dalang dibalik aksi 212 serta menjadi pemberi dana untuk aksi tersebut?
Agen Capsa - SBY akhirnya buka suara tentang dikaitkannya dirinya dengan aksi makar oleh kubu Ahok saat di persidangan. Dirinya menyatakan bahwa aksi penyadapan telepon itu adalah hal yang ilegal karena tanpa izin dari orang tersebut dan SBY menilai ini ada kepentingannya dengan politik di Indonesia.
Agen Domino - Bukan hanya dirinya,namun partai Demokrat juga banyak diterpa isu yang tidak mengenakkan,ujar SBY saat menggelar jumpa pers di kediamannya. Sebelum adanya kabar pihak kubu Ahok memberikan transkrip pembicaraannya, SBY satu bulan sebelumnya juga telah diberitahukan oleh sahabatnya bahwa teleponnya sedang disadap. SBY heran apa salahnya sehingga teleponnya harus disadap?
Bandar Poker - Pada 1 Februari kemarin untuk pertama kalinya pihak kepolisian memeriksa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq. Bukan hanya Rizieq namun juga turut diperiksa dua orang lagi yaitu Jubir FPI Munawarman dan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF-MUI) Bachtiar Nasir.
Ketiganya hari ini diagendakan menjalani pemeriksaan pertama terkait dengan aksi makar yang terjadi pada Desember tahun lalu. Ketiganya diperiksa hingga pukul 17.45wib untuk dimintai keterangan mengenai aksi makar karena sebelumnya pihak kepolisian mengetahui bahwa ketiganya sering menjumpai Sri Bintang yang sudah menjadi tersangka aksi makar.
Agen Capsa - Kurang lebih ada 2000 orang masa yang datang untuk mengawal pemeriksaan mereka bertiga di Gedung Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya Jakarta. Mereka yang datang mengawal Rizieq adalah anggota FPI yang mendukung Rizieq,karena disaat turun hujanpun mereka tidak meninggalkan Gedung tempat Rizieq menjalani pemeriksaan.
Baca juga : Beritaupdatekini.blogspot.com
Saat keluar dari ruang pemeriksaan pun Rizieq tidak memberikan komentar apapun,nampaknya ia terburu-buru untuk segera menjumpai para pendukung setianya yang telah menunggu berjam-jam di depan gerbang Polda Metro Jaya.
Agen Domino - Sesampainya di hadapan para pendukungnya Rizieq dengan tegas menyampaikan bahwa dirinya tidak melakukan makar. Aksi 212 pada Desember tahun lalu ia lakukan murni untuk membela kepentingan agama,bukan untuk aksi makar seperti yang dituduhkan kepada dirinya beserta dua orang lainnya.
Ia bersikeras mengatakan bahwa tidak ada aroma makar,semua hal yang ia lakukan adalah murni karena penegakan hukum bagi peklaku penistaan agama dan bukan sebagai aksi makar atau anti Pancasila.
Agen AduQ - Sebelumnya Rizieq dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas tuduhan aksi makar. Ia bersama Munawarman dan Bachtiar Nasir yang diduga ada kaitannya dengan aksi makar yang terjadi pada 2 Desember lalu karena beberapa hari sebelum aksi makar terjadi,tampak mereka mendatangi kediaman Sri Bintang yang saat ini telah menjadi tersanka kasus makar.
Belakangan di sosial media beredar sebuah video percakapan seorang wanita yang bernama Firza Husein yang marah-marah dan memberitakan tentang dirinya dengan Imam Besar Front Pembela Islam ( FPI ) apa dan siapa sebenarnya Firza Husein?
Penangkapan Firza tak lama setelah beredar rumor di dunia maya yang menggosipkan Firza memiliki kedekatan dengan Imam Besar FPI Rizieq Shihab yang kemudian dibantah pihak FPI dan juga Firza.
Firza Husein adalah salah satu dari 10 tokoh yang ditangkap atas tuduhan makar menjelang aksi damai 2 Desember 2016 di kawasan Monumen Nasional. Firza dituntut dengan pasal 107 jo 110 KUHP jo 87 KUHP (makar).
Firza Husein dikenal sebagai Ketua Solidaritas Sahabat Cendana (SSC). Firza ditangkap di Hotel San Pasific Jakarta Rabu, (2/12/2016) pada pukul 16.30 WIB.
Baca juga : Beritaseoku.net
Ia mengaku menjadi seorang pengagum berat Soeharto, mantan Presiden RI Ke-2 yang terkenal dengan julukan Bapak Pembangunan Indonesia ini.
Tak sampai 24 jam setelah ditangkap, Firza Husein diperbolehkan pulang dan tidak ikut ditahan seperti 3 aktivis lainnya.
Imam besar FPI itu tidak mempermasalahkan hal tersebut. Alasannya, kata dia, Rizieq merasa yakin akan menjadi korban hasutan dan fitnah banyak orang, karena posisinya saat ini.
"Kalau habib, sudah tidak masalah, dia tenang saja, karena tahu banyak orang yang akan menjatuhkan beliau dengan cara apapun," ungkap Yakub.
Menurut Yakub, percakapan syur disertai foto-foto Firza Husein yang saat ini beredar di media sosial adalah rekayasa.
"Ini rekayasa yang besar dan biadab untuk menjatuhkan harkat dan martabat Habib Rizieq. Habib tidak pernah memegang HP-nya sendiri, tapi dibawa sama Habib Muchsin," kata Yakub.

Habib Rizieq yang merupakan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) pada 30 Januari 2017 kemarin akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan atau penodaan Pancasila yang dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri ke Polda Jawa Barat.
Setelah digelar 7 jam gelar perkara dan pemeriksaan saksi-saksi serta bukti dokumen yang sesuai dengan gelar perkara sebelumnya,unsur-unsur yang ada di pasal 154A dan 320 KUHP tentang penistaan agama dan pencemaran nama baik, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus di lobi Mapolda Jabar akhirnya menetapkan Rizieq sebagai tersangka.
Baca juga : Beritaseoku.net
Rizieq dijerat pasal 154A dan 320 KUHP tentang pencemaran nama baik dengan ancaman pidana 5 tahun kurungan penjara. Total ada sebanyak 18 orang saksi yang diperiksa mulai dari saksi ahli bahasa,sejarah,filsafat dan pidana hingga saksi yang ada di lapangan saat Rizieq berdakwah,peberi izin kegiatan hingga panitia acara,semua telah dimintai keterangannya.
Yusri juga memastikan bahwa video dakwah Rizieq di Bandung tersebut yang dibawa oleh Sukmawati Soekarnoputri sebagai barang bukti adalah merupakan video asli tanpa rekayasa maupun editan.
Dan dalam waktu yang dekat ini rencananya pihak penyidik dari Polda Jabar akan memanggil Rizieq untuk pertama kalinya sebagai tersangka. Yusri juga memberi pesan kepada Rizieq agar saat datang pada saat pemeriksaan dirinya,agar tidak membawa massa,cukup datang bersama pengacara saja,karena pihak kepolisian dan pihak penyidik akan melakukan pemeriksaan secara profesional.

Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) kemarin baru saja menggelar acara debat Pilgub DKI Jakarta 2017 yang kedua kalinya di Hotel Bidakara dengan paslon nomor urut satu Agus dan Sylvi,paslon nomor urut dua Ahok dan Djarot dan paslon momor urut tiga Anies dan Sandiaga yang tinggal hitungan hari akan dipilih oleh masyarakat Jakarta sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur untuk memimpin Jakarta dalam lima tahun ke depan. Siapakah pilihan anda?
Namun terjadi sindir menyindir antar sesama paslon dalam aacar debat kemarin,apa saja yang mereka sindir dan siapa yang mereka sindir?
Yang pertama ada Sylvi yang memberi jempol kebawah untuk Ahok. Saat Ahok menyindir Sylvi kurang mempelajari Undang-Undang berbasis kinerja meskipun Sylvi merupakan mantan Walikota Jakarta Pusat dan mungkin sudah 20-30 tahun sebagai birokrat negara. Seketika Sylvi bereaksi dengan memberi senyuman kemudian membentangkan tangan dan memberikan jempol terbalik ke arah Ahok dan Djarot.
Kedua ada Anies dan Ahok yang saling singgung soal prestasi. Anies saat itu menyinggung Ahok yang memimpin DKI Jakarta dan saat ini DKI Jakarta berada di peingkat ke 16 dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. Ahok menyatakan Jakarta adalah kota besar dan masyarakatnya juga banyak,jadi peringkat 16 dari 33 provinsi wajar. Sedangkan Anies yang saat itu di Kemendikbud urutan 22 dai 22 kementerian. Tak diam, Anies lantas mengatakan bahwa peringkat 22 sebelum ia menjabat,setelah ia menjabat menjadi naik posisi ke 9.
Baca juga : Beritaseoku.net
Ada juga Agus yang menyindir Ahok yang main pecat saja. Agus menyatakan bahwa reformasi birokrasi dibangun represif,tidak konstruktif. Anak buah tidak diarahkan,langsung dipecat. Anak buah takut dipecat maka tidak dilaporkan. Informasi ini ia dapatkan sesuai dengan informasi di lapangan.
Kemudian Sylvi juga menyindir pejabat yang bisanya marah-marah saja. Saat moderator bertanya pada paslon satu bagaimana cara mengolah sampah di Jakarta. Sylvi menjawab butuh kerja sama pemerintah untuk mendorong warga untuk diberdayakan dalam mengolah sampah. Bukan di balai kota,rapi,kemudian marah-marah saja.
Yang terakhir adalah Agus yang sadar dimanfaatkan Sandiaga untuk serang Ahok. Saat itu Sandiaga bertanya ke Sylvi mengenai pengalaman birokrat kurang lebih 30 tahun dan bagaimana reformasi birokrasi di era Basuki Tjahaja Purnama. Sylvi pun menjawab kemudian Agus menambahkan,ia melihat taktik yang sangat baik sekali,bertanya kepada mereka untuk menyerang paslon nomor dua Ahok dan Djarot.
Dan dari hasil debat kemarin, paslon nomor urut kedua Ahok dan Djarot masih memimpin menurut Polling Intrans. Di posisi kedua Anies dan Sandiaga kemudian di posisi ketiga ada Agus dan Sylvi. Siapapun pemenangnya semoga tidak hanya memberi bukti namun janji.

Kemarin pada tanggal 17 Januari 2016 pukul 09.00WIB telah digelar acara sidang keenam Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai terdakwa kasus dugaan penistaan agama yang dilakukannya di Pulau Seribu pada November 2016 silam. Sidang kali ini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi,dan saksi yang harusnya berjumlah 6 orang hari ini hanya 3 orang saja yang dihadirkan.
Salah satu saksi merupakan polisi dari Polresta Bogor yang diundang untuk mendengarkan keterangannya karena telah terjadi kesalahan penulisan dalam Berita Acara Pemeriksaan ( BAP ) yaitu Briptu Ahmad Hamdani. dimana ada kesalahan pada tanggal karena harusnya Ahok berpidato pada 27 September 2016 namun di BAP tercanum bahwa pidato Ahok pada 7 September 2016.
Kesalahan penyelidik dimana saksi Ahmad menerima laporan dari Willyudin Abdul Rasyid tentang dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok. Namun karena terjadi kesalahan di BAP membuat hakim melontarkan oertanyaan pedas kepada saksi,Apakah di kantor anda ada kalender ataukah kalender tiap bulan berubah?
Saksi Ahmad pun hanya buang badan dan menyalahkan Willyudin karena laporan tersebut sudah ditunjukkan kepada pelapor dan tidak ada komplain apapun dari Willyudin. Willyudin telah menyetujui BAP tersebut dengan menandatangani BAP yang dibuatnya.
Baca juga : Beritaseoku.net
Hakim dengan tegas menjawab bahwa lain kali harus lebih serius saat menulis waktu,jangan begini karena mengingat ini adalah nasib orang lain. Kemudian Ahmad akui bahwa ia tidak mencocokkan antara laporan pelapor dengan kejadian yang sebenarnya. Hanya mentah-mentah menyerahkan keabsahan tersebut di atas tanda tangan pelapor.
Ahmad kemudian ditegur hakim karena sering tertawa dan cengengesan saat memberikan keterangan di ruang sidang. Enggak usah ketawa-ketawa,malu disini banyak polisi juga,jangan cemarkan nama korps anda,tegas Hakim.
Hakim juga menegur saksi karena jawabannya pelan dan tidak tegas padahal sudah disumpah,kalau tidak tahu jawab saja tidak tahu karena yang saksi alami akan diuji semua disini.
Sidang yang biasanya digelar hingga malam hari,kali ini hanya sampai pukul 13.00WIB dan tim kuasa hukum Ahokmenanyakan kredibilitas saksi pelapor yang dihadirkan JPU karena laporan tidak sesuai dengan fakta yang ada sehingga sidang akan dilanjutkan kembali pada 26 Januari 2016 mendatang tetap di Gedung Kementan.
Bukan hanya keadaan di dalam ruangan sidang yang memanas,namun di luar ruangan sidang juga keadaan tidak kalah panas dimana pendukung pihak Ahok dan pendukung pihak saksi memberi komentarnya masing-masing. Ribuan polisi ditempatkan untuk menjaga suasana agar tetap kondusif dengan memberi pembatas berupa kawat berduri diantara kedua belh pihak pro dan kontra. Wartawan juga tidak dperbolehkan asal masuk ke lokasi sidang karena sidang bersifat tertutup.
Kemarin adalah hari pertama untuk acara debat Cagub DKI Jakarta 2017 yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Ketiga pasangan Cagub dan Cawagub yaitu pasangan nomor satu Agus Harimurti Yudhoyono & Sylviana Murni, pasangan nomor dua Basuki Tjahaja Purnama & Djarot Saiful Hidayat, pasangan nomor urut tiga Anies Baswedan & Sandiaga Uno.
Para pasangan calon saling bertanya dan sindir menyindir pun terjadi. Pasangan nomor satu Agus-Sylvi menyindir Ahok tentang penggusuran yang dilakukannya untuk menormalisasi sungai.
Namun jawaban Ahok membuat senang para pendukungnya yang turut hadir,Ahok menyatakan bahwa penggusuran yang ia lakukan di pemukiman kumuh yang ada di bantaran sungai. Ia tidak pernah menggusur rumah atau pemukiman yang sesuai dengan peruntukannya.
Baca juga : Beritaseoku.net
Tak tinggal diam,Ahok juga membalas sindiran Agus-Sylvi dengan menanyakan bagaimana menormalisasi sungai yang luasya 30meter menjadi 5meter tanpa menertibkan bangunan liar yang ada di bantaran sungai. Ahok menyindir kembali Agus tentang rumah apung yang pernah Agus sampaikan di suatu konfrensi pers yang sudah sangat viral di sosial media.
Dan sepertinya Agus menjadi panas dan menjawab pernyataan Ahok,ia menganggap harus melihat konteksnya apa terlebih dahulu. Ia fikir tidak ada masalah bila tidak mengerti konteks yang ia sampaikan saat membicarakan rumah apung.
Di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat pasangan nomor urut satu ini mengungkapkan bahwa sangat lucu apabila Ahok menjadikan video dan meme yang beredar di dunia maya sebagai referensi karena ia menyatakan video dan meme tersebut soal rumah apung yang beredar itu adalah hoax. Harusnya bisa lebih pintar dan bisa lebih bijak dalam mengungkapkan sesuatu berdasarkan fakta dan harus melihat konteksnya seperti apa.

Beberapa waktu lalu, Sukmawati Soekarnoputri yang merupakan putri Presiden Soekarno melaporkan Habib Rizieq ke pihak kepolisian karena pernyataannya yang menyebutkan bahwa "Pancasila Soekarno Ketuhanan ada di pantat, Pancasila piagam Jakarta Ketuhanan ada di kepala".
Kemarin,pada 12 Januari telah dilakukan pemeriksaan pertama terhadap terlapor Imam Besar Front Pmebela Islam ( FPI ) Habieb Razieq di Kapolda Jabar. Menurut Irjen Pol Anton Charliyan, Rizieq kurang kooperatif saat dilakukan pemeriksaan. Salah satunya ia tidak pernah mengakui pernyataannya di video tersebut.
Namun Rizieq mengatakan bahwa mungkin video tersebut adalah hasil editan karena dirinya tidak pernah melakukan hal tersebut. Pernyataan Rizieq adalah Pancasila usulan Soekarno, sila Ketuhanan di sila yang terakhir. Karena saya oran betawi, biasanya bilang akhir itu buntut. Sila pertama kepala,sila terakhir buntut. Pancasila piagam Jakarta 22 Juni 1945 dan Pancasila UUD 18 Agustus 1945 menempatkan sila Ketuhanan jadi sila kepala.
Baca juga : Beritaseoku.net
Kalau kata buntut tidak diterima,yang dikritik itu Pancasila usulannya bukan Pancasila dasar negara. Kalau saya nodai,berarti saya nodai lambang negara. Jadi tolong dipahami. Kalau orang betawi bilang nomor akhir itu buntut,jadi jangan kaget.
Namun pihak kepolisian tidak bekerja hanya dari pengakuan tapi dari barag bukti. Polisi akan tetap melakukan penyelidikan dan diperiksa 10 orang saksi termasuk pelapor yaitu Sukmawati Soekarnoputri.
Saat pemeriksaan, Rizieq dicecar sebanyak 22 pertanyaan. Ia diperiksa di ruang Ditreskrum Polda Jabar diikuti oleh masa yang bertentangan yaitu FPI dan GMNI yang berakhir ricuh dan aksi saling lempar batu.
Saat keluar dari Kapolda Jabar, Rizieq kemudian berorasi,mengucapkan terima kasih kepada pendukungnya karena masih punya semangat juang menegakkan Islam. Alhamdulillah hari ini saya datang penuhi panggilan pihak kepolisian,ungkap Razieq. Setelah itu Razieq pulang dan minta agar pendukungnya pulang dan jangan meladeni bila ada provokasi.
Sebuah mobil Toyota Kijang Inova dengan nomor polisi F 1441 GQ milik pendukung FPI menjadi korban dari aksi ricuh ini. Kaca mobil sebelah kiri dan belakang pecah dan penumpang yang ada di dalamnya mengalami luka-luka karena terkena lemparan batu dan balok.

Kemarin di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan digelar persidangan kelima Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terdakwa kasus dugaan penistaan agama dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Saksi pertama adalah Pedri Kasman yang merupakan Sekretaris Pemuda PP Muhammadiyah dan bersaksi selama tiga jam sebagai saksi pelapor.
Ketua Pemuda PP Muhammadiyah memberinya kuasa untuk melaporkan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang di Kepulauan Seribu pada 7 Oktober 2016 lalu.
Dipersidangan kali ini Ahok terlihat lebih santai sambil membaca Berita Acara Pemanggilan ( BAP ) dari saksi sembari mengobrol dengan Fifi Lety yang merupakan adik kandung serta penasihat hukumnya. Sidang kali ini sidang lebih santai karena di sidang penonton sering tertawa karena mendengar pernyataan yang diberikan oleh saksi atas nama Pedri Kasman.
Baca juga : Beritaseoku.net
Saat mendengar keterangan saksi,tampak Ahok,Kuasa Hukum dan penonton yang hadir di ruang sidang tidak bisa menahan tawa saat pengacara Ahok bertanya kepada saksi apakah saksi mengetahui saat Ahok berkunjung ke Kepulauan Seribu,saat itu Ahok sudah memasuki masa kampanye Pilgub DKI Jakarta?
Namun jawaban dari saksi membuat seisi ruangan tertawa karena saksi menyatakan keberatan terkait pernyataan dari pengacara Ahok. Akhirnya hakim mereda tawa seisi ruangan dan memberi tahu saksi bahwa saksi tidak boleh keberatan dengan petanyaan yang diajukan oleh kuasa hukum dari terdakwa Ahok.
Bukan hanya disitu saja,seisi ruangan kembali tertawa saat saksi Pedri dengan polos bertanya kepada hakim mengapa terdakwa Ahok mendapatkan BPA sedangkan dirinya tidak? Namun inti dari keterangan saksi,saksi meminta permohonan untuk Penahanan Ahok.
Satu hari sebelum mengikuti sidang kelimanya, Ahok dijumpai di Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Soko Tunggal di Cipinang, Pulo Gadung, Jakarta Timur, ia berharap teman-teman lama sewaktu belum menjadi Gubernur dapat datang karena perjuangannya dengan Pak Djarot belum selesai untuk kota Jakarta,sangat tanggung sekali.
Maka dirinya beserta Pak Djarot minta izin agar terpilih dan dapat menyelesaikannya. Ahok juga minta doa dari semuanya agar sidang berjalan lancar dan dapat selesi karena saat ini posisinya terdakwa dan nasib ada di tangan Tuhan,tak lain juga ditangan hakim, JPU dan juga penasihat hukumnya.