Wednesday, February 1, 2017

Telepon Disadap, Apakah SBY Terlibat Makar?



www.cemerlangqq.com

Agen Poker - Belakangan masyarakat kita sedang dihebohkan dengan aksi makar yang diduga telah terjadi pada Desember tahun lalu dimana ribuan masyarakat dari berbagai daerah tumpah ruah ke jalanan Jakarta pada aksi 212 yang meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap Ahok karena diduga telah menistakan agama.

Yang tidak kalah hebohnya dimana sebelum aksi tersebut dilakukan, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar jumpa pers di kediamannya dan beliau menyatakan bahwa bila Ahok memang pelaku penistaan agama harus ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

Bandar Poker - Adanya tindakan makar diperkuat setelah tanggal 14 Desember 2016 subuh sebelum aksi 1412 yang merupakan aksi damai, 11 orang ditangkap pihak kepolisian karena diduga sebagai pelaku aksi makar diantaranya Ahmad Dahani dan Ratna Sarumpaet.

Apakah ini ada hubungannya dengan SBY,karena beredar kabar burung bahwa SBY lah dalang dibalik aksi makar tersebut dan juga telah mendanai aksi 212 dan 1412 lalu di Jakarta. Hingga pada akhirnya disidang kedelapan Ahok, pihak pengacara Ahok menyatakan bahwa SBY telah meminta MUI untuk mengeluarkan fatwa penistaan agama terhadap Ahok. Pengacara Ahok memiliki bukti transkrip percakapan antara SBY dan Ketua MUI Ma'ruf Amin.


Baca juga : Beritaupdatekini.blogspot.com


Dengan adanya bukti transkrip pembicaraan antara SBY dan Ketua MUI, apakah benar SBY ada kaitannya dengan aksi makar yang saat ini  tengah menjadi pembicaraan? Apakah SBY adalah dalang dibalik aksi 212 serta menjadi pemberi dana untuk aksi tersebut?

Agen Capsa - SBY akhirnya buka suara tentang dikaitkannya dirinya dengan aksi makar oleh kubu Ahok saat di persidangan. Dirinya  menyatakan bahwa aksi penyadapan telepon itu adalah hal yang ilegal karena tanpa izin dari orang tersebut dan SBY menilai ini ada kepentingannya dengan politik di Indonesia.

Agen Domino - Bukan hanya dirinya,namun partai Demokrat juga banyak diterpa isu yang tidak mengenakkan,ujar SBY saat menggelar jumpa pers di kediamannya. Sebelum adanya kabar pihak kubu Ahok memberikan transkrip pembicaraannya, SBY satu bulan sebelumnya juga telah diberitahukan oleh sahabatnya bahwa teleponnya sedang disadap. SBY heran apa salahnya sehingga teleponnya harus disadap?






No comments:

Post a Comment