Wednesday, February 1, 2017

Ahok Itu Anak Nakal



www.cemerlangqq.com

Agen Poker  - Ahok adalah anak nakal,ucap Ketua Umum Partai Hanura sekaligus Ketua MPR RI, Oesman Sapta. Beliau dan keluarga telah sepakat akan mendukung Cagub nomor urut dua ini pada Pilgub Februari mendatang. Menurutnya, Jakarta butuh pemimpin yang mempunyai jiwa seperti Ahok.

Agen Domino - Oesman menyatakan bahwa Ahok itu anak nakal,tapi ialah calon pemimpin yang akan membawa DKI Jakarta untuk lebih baik lagi kedepannya. Karena saat ini saja Jakarta sudah mulai berbenah,sudah mengalami banyak perubahan ke arah positif,ke arah yang lebih baik.

Agen Capsa - Menurutnya,anak yang nakal itulah yang biasanya akan menjadi orang. Maksudya adalah anak nakal seperti Ahok-lah yang suatu saat akan menjadi manusia yang dapat membela rakyat seperti yang saat ini Ahok buktikan bahwa ia mementingkan kepentingan rakyat dan tidak memihak,semua sama dimatanya


.Agen AduQ - Ia juga menegaskan bahwa saat ini Ahok sedang diuji kesabaran serta ketabahannya karena tersandung kasus dugaan penistaan agama yang menyeret dirinya ke pengadilan. Namun ia percaya bahwa Ahok mampu menghadapi cobaan ini karena anak nakal pasti kuat.

Baca juga : Beritaupdatekini.blogspot.com


Oesman juga menerangkan bahwa orang seperti Ahok hanya mulutnya saja yang seperti itu tapi hatinya jelas berbeda dengan yang ada dimulutnya. Oesman mengaku bahwa dirinya lebih gila daripada Ahok,dan Oesman verpesan agar Ahok tenang menghadapi semua masalahnya.
 

Bandar KiuOnline - Ia menegaskan bahwa saat ini DKI Jakarta sangat membutuhkan pemimpin yang seperti Ahok. Pemimpin yang dapat membuat perubahan positif menuju arah yang lebih baik dan membuat rakyatnya makmur sejahtera dan pastinya membuat Jakarta lebih maju dan baik dari sebelumnya.
 

Bandar Poker  - Oesman juga berpendapat bahwa tidak boleh melihat pemimpin dari suku dan warna kulitnya saja karena semua sama dimata Tuhan,kita adalah negara Indonesia,berbeda namun satu jua. Meski kita hidup dalam kebinekaan,berbeda ras,suku,warna kulit,agama,perbedaan lah yang menyatukan kita menjadi Indonesia. Jadi tidak perlu mempersoalkan asal usul pemimpin karena yang dinilai adalah cara kerja serta hasil kerja nyata dari sang pemimpin.



No comments:

Post a Comment