Friday, February 10, 2017

TERKUAK! Ketua GNPF-MUI Kucurkan Dana 3 Miliar Dukung Aksi Bela Islam

www.admkiukiu.com
Aksi Bela Islam

Masih ingatkah anda dengan aksi bela Islam beberapa bulan lalu yang digelar di Jakarta dengan ribuan masa yang datang dari berbagai pelosok negeri ini. Semuanya turun ke jalanan Jakarta untuk mendukung aksi Bela Islam dimana menuntut pihak kepolisian untuk segera menangkap dan memenjarakan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena diduga telah menistakan agama Islam saat berpidato di Kepulauan Seribu.

AdmKiuKiu - Aksi Bela Islam juga dilakukan berkali-kali di Jakarta,namun tetap dengan satu tujuan yaitu menangkap dan memenjarakan Ahok dan  meminta pihak kepolisian mengungkap kasus tersebut secara transparan dan tidak pandang bulu. Para pendemo juga datang dari berbagai daerah di Indonesia,bukan hanya Jakarta,orangtua,anak-anak,laki-laki,perempuan,semua ikut turun ke jalanan.

Namun siapakah yang mendanai para pendemo untuk datang jauh-jauh dari kotanya,konsumsi untuk para pendemo serta biaya-biaya lainnya? Sempat beredar kabar bahwa salah satu Presiden Indonesia adalah orang yang mendanai aksi tersebut,ternyata dugaan tersebut tidak terbukti.


Baca juga : Beritaseoku.net


Sepandai-pandainya menyimpan bangkai akan tercium juga,mungkin ini peribahasa yang cocok untuk kasus ini. Terbukti,ternyata orang yang mendanai aski Bela Islam adalah Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-Majelis Ulama Indonesia Bachtiar Nasir. Menurut pengakuannya,ia menyumbang dana untuk aksi bela Islam sebesar Rp 3 Miliar rupiah. Dana digunakan untuk transportasi,korban luka-luka,untuk konsumsi,serta pembuatan baliho ataupun spanduk.

Agen Poker - Pengakuannya terkuak saat dirinya menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri,Jakarta Pusat atas kasus dugaan pencucian uang. Menurutnya hingga kini dana tersebut belum habis dan masih tersimpan di kas Yayasan namun tidak merincikan dalam kas Yayasan apa.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya membenarkan bahwa Bachtiar telah menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan pencucian uang,statusnya masih sebagai saksi dan masih akan dimintai keterangan dan bukti lainnya.

No comments:

Post a Comment