Ahok di Tahun 2016
Kalau menyebutkan nama Ahok,siapa yang tidak tahu? Mungkin semua orang kenal dengan sosok Ahok dan apa saja yang ia kerjakan selama ini khususnya untuk Ibukota Jakarta. Di tahun 2016 yang baru saja kita lewati ini sepertinya menjadi sedikit masalah untuk sosok Ahok dimana di akhir tahun 2016 lalu ia dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan olehnya pada saat berpidato di Pulau Seribu beberapa waktu lalu.
Karena dugaan penistaan yang dilakukan dan dituduhkan kepadanya,masa dari berbagai daerah di Indonesia bersama Front Pembela Islam ( FPI ) dan ormas Islam lainnya kemudian melakukan aksi demo besar-besaran pada 2 Desember yang kemudian dikenal dengan sebutan aksi 212 yang dipusatkan di Jakarta. Pada pagi hingga siang acara berlangsung tenang namun malam harinya aksi tersebut menjadi ricuh antara pihak kepolisian dengan pihak pendemo.
Kasus dan demo tersebut pun menjadi perhatian beberapa negara tetangga,setelah diselidiki kemudian ternyata juga Buni Yani dianggap sebagai tersangka dalam kasus tersebut karena dianggap Buni Yani adalah orang pertamalah yang mengunggah video pidato Ahok di Pulau Seribu. Namun yang menjadi viral di sosial media adalah dalam video tersebut ada sepenggal kata yang dipotong atau diedit sehingga Ahok yang dianggap bersalah atas kasus tersebut.
Baca juga : Beritaseoku.net
Setelah aksi 212 yang sangat menghebohkan,kemudian muncul kembali aksi demo atau bela Islam yang juga dihadiri ribuan orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia turun kembali ke jalanan Jakarta untuk menggelar aski bela Islam yang dihadiri oleh FPI dan Ormas Islam lainnya yang kemudian disebut dengan aksi 1212 karena digelar pada 12 Desember. Mereka menuntut agar pihak kepolisian menangkap dan memenjarakan Ahok dan kasusnya diungkap secara terbuka.
Sebelum aksi 1212 yang dilakukan ribuan massa dari berbagai daerah di Indonesia tersebut berlangsung,sekitar 11 orang yang diduga melakukan aksi makar ditangkap pagi hari sebelum aksi tersebut berlangsung. Diantara 11 orang tersebut ada Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet yang turut ditangkap karena diduga sebagai pelaku aksi makar yang mereka lakukan.
Ahmad Dhani juga dilaporkan oleh pendukung Jokowi- Jusuf Kalla sewaktu Pemilu 20014 karena dianggap Ahmad Dhani telah menghina Presiden saat aksi 212 dimana saat itu Ahmad Dhani berorasi dan menyebut Presiden dengan sebutan anj*ng dan bab* yang saat ini videonya sudah sangat viral di dunia maya. Namun Ahmad Dhani menolak bahwa ia telah melakukan tindakan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.
Akhirnya pada 3 Desember kemarin Ahok menjalani sidang yang pertama kalinya atas dugaan kasus penistaan agama yang dilakukannya. Saat membacakan eksepsinya Ahok sempat meneteskan air mata karena ia sedih mengingat tentang orangtua angkatnya yang merupakan muslim juga. Ia menganggap bahwa ia tidak menistakan agama Islam.
Kasus Ahok masih tetap bergulir hingga saat ini,namun di tengah keributan tersebut Ahok tetap semangat melakukan tugasnya menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta dengan tetap melakukan blusukan ke masyarakat seperti biasanya. Ahok juga yakin akan menang dengan 1 putaran saja mengalahkan kedua pasangan Cagub dan Cawagub lainnya di Pilgub DKI Jakarta yang akan dilaksanakan pada Februari mendatang.

No comments:
Post a Comment