Monday, January 9, 2017


www.admpoker88.com

  
 Rakyat Jakarta saat ini tengah menanti pesta demokrasi yang akan dilaksanakan bulan Februari depan dimana tiga pasangan Cagub dan Cawagub akan dipilih untuk memimpin Ibukota DKI Jakarta selama lima tahun kedepan. Salah satu dari tiga Cagub dan Cawagub akan naik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta,siapakah yang akan menang dan naik untuk memimpin DKI Jakarta? Kita tunggu saja waktunya tiba.

Karena semakin dekat dengan Pilgub,akhirnya Sumarno, Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) berencana akan menggelar debat politik pada 13 Januari, 27 Januari, dan 10 Februari di Hotel Bidakara Jakarta. Ketua KPU DKI Jakarta menegaskan,akan memberi sanksi tegas bagi Cagub dan Cawagub yang tidak hadir pada debat politik yang telah ditentukan dan akan disiarkan secara langsung di stasiun televisi swasta Indonesia.

KPU memberi sanksi tegas kepada Cagub dan Cawagub yang tidak hadir karena mengingat pada beberapa waktu lalu ada acara debat yang disiarkan televisi namun tidak dihadiri oleh pasangan Agus dan Sylvi karena alasan ada kegiatan lain. Dan pada 13 Januari mendatang adalah debat pertama yang resmi digelar KPU DKI dalam Pilgub DKI Jakarta tahun 2012.

Baca juga : Beritaseoku.net

Ketua KPU menegaskan akan memberi sanksi bagi Cagub dan Cawagub yang tidak hadir dalam debat politik diantaranya sanksi langsung yaitu pengumuman secara langsung di depan peserta debat dan juga penonton yang ada dirumah. Kemudian sanksi penghentian tayangan iklan. Karena mulai 29 Januari hingga 11 Februari mendatang, KPU akan menanyangkan iklan tiap-tiap pasangan Cagub dan Cawagub. Jadi bagi pasangan yang tidak hadir iklan akan diberhentikan.

KPU juga telah menyampaikan pesan ini kepada seluruh peserta kampanye dan juga tim kemenangan masing-masing Cagub dan Cawagub dan disampaikan bahwa seluruh pasangan Cagub dan Cawagub akan hadir untuk memgikuti debat politik yang digelar KPU Dki Jakarta tahun 2017.

Tema yang akan disinggung dalam debat politik DKI Jakarta tahun 2017 ini adalah tentang masalah sosial ekonomi,kesehatan dan pendidikan,serta lingkungan dan transportasi di Ibukota DKI Jakarta.

Pihak KPU juga berharap agar Cagub dan Cawagub beserta tim suksesnya tidak memancing keributan agar acara debat akan berjalan sukses,berfokus pada visi misi dan program kerja masing-masing pasangan dan dapat memberikan informasi untuk warga DKI Jakarta.

Selain itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) DKI Jakarta, Mimah Susanti juga mengingatkan agar debat politik ini tidak melanggar peraturan,dilarang memghina Pancasila dan UUD,menghasut dan mengadu domba antar golongan dan menghina SARA ( Suku, Ras, Agama, dan Antar golongan )

No comments:

Post a Comment