Di persidangan kesepuluh ini keterangan dari saksi yang dihadirkan sepertinya memberatkan Ahok karena saksi agama menyatakan bahwa Ahok bersalah mengaitkan pidato dengan membawa Al-Maidah karena Al-Quran tidak pernah membohongi siapapun.
Agen Poker - Sementara ahli bahasa juga menyatakan pendapat yang serupa,ia menyatakan bahwa dengan atau tanpa kata pakai,Ahok secara jelas telah berusaha menistakan agama Islam melalui pidatonya di Kepulauan Seribu dimana pernyataan Ahok yaitu " Jangan mau dibohongi pakai Surat Al-Maidah ayat 51 " terangnya.
Baca juga : Beritaseoku.net
Namun disidang tersebut,kubu Ahok sempat geleng-geleng dan terheran dengan saksi ahli Bahasa dimana menurut kubu Ahok,terdapat kesamaan antara saksi yang didatangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat ini dengan saksi yang sebelumnya dimana terlihat BAP-nya sama,hingga kesalahannya pun sama. Bandar Poker
Kubu Ahok juga menyatakan keberatan dengan saksi agama yang didatangkan pada sidang tersebut karena dinilai saksi tidak kooperatif,saksi yang didatangkan merupakan saksi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang sudah jelas-jelas mengeluarkan fatwa penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok dan sudah pasti akan memperberat Ahok di pengadilan.
Domino Online - Ahok dan kuasa hukumnya merasa kecewa dan bukan kali ini saja,sedari awal persidangan Kubu Ahok mencium adanya kepalsuan di saksi dalam memberikan keterangannya,karena rata-rata saksi memberikan keterangan yang palsu meski telah disumpah Al-Quran.

No comments:
Post a Comment