Monday, December 19, 2016

Sindiran Agus Buat Ahok

www.beritaseoku.net

Belakangan para Cagub dan Cawagub DKI Jakarta memulai saling sindir dan mengkritik pasangan yang lainnya. Mulai dari yang saling menyindir dalam hal pemilu,politik,maupun cara membangun Jakarta hingga masalah pribadi. Salah satunya adalah Cagub nomor satu yaitu Agus Yudhoyono yang mulai berani untuk menyindir Ahok yang merupakan Cagub nomor urut dua yang merupakan lawan kuatnya dalam Pilgub DKI Jakarta beberapa bulan kedepan.

Salah satu cara lawan untuk menyerang Ahok yakni melalui sifatnya yang keras dan kerap bicara kasar. Selain bicara kasar, kebijakan Ahok yang kerap menggusur rakyat kecil juga sering menjadi bulan-bulanan lawan politiknya di Pilgub DKI 2017.

Dalam semalam saja, Cagub nomor urut satu, Agus Yudhoyono sudah tiga kali menyindir sifat Ahok dalam kunjungannya ke sejumlah tempat di Jakarta.

Dalam kunjungannya ke kawasan Semper Timur, Jakarta Utara, Agus Yudhoyono berpesan kepada warga. Dia berjanji, membangun Jakarta tanpa melakukan gusuran.

"Kita ingin hidup layak, membangun Jakarta tanpa menggusur, tanpa menyakiti warganya, pemimpin jangan takut warganya, warganya jangan takut pemimpin," ujarnya di lokasi.


Baca juga : Beritaseoku.net


Saat bertemu warga di Semper Timur, Agus Yudhoyono mengatakan, pemimpin harus hadir di tengah-tengah rakyat. Menurut Agus, dalam pidato yang hampir sekitar 30 menit itu mengatakan, kalau pemimpin yang baik harus selalu ada untuk warganya.

"Pemimpin terbaik di tengah-tengah rakyatnya. Mari satukan hati untuk perubahan Jakarta yang semakin baik, maju, aman dan sejahtera," kata Agus berapi-api.

"Saya doakan supaya bapak ibu sehat walafiat, barokah, semakin luas rejekinya. Tetap semangat kita songsong perubahan untuk Jakarta," pungkasnya.

Dalam pidatonya, Agus juga sempat menyindir kepemimpinan Ahok. Menurut dia, warga Jakarta baru bisa bahagia jika merasa diayomi oleh pemimpinnya. Seperti diketahui, selama memimpin Jakarta, Ahok kerap memarahi, bahkan berseteru dengan warganya sendiri.

"Semoga setiap warga Jakarta berbahagia, sulit menakarnya tidak selalu diukur materi. Kebahagiaan muncul dari hal sederhana, merasa diayomi dan didengarkan aspirasinya. Mudah-mudahan Jakarta akan menjadi lebih baik lagi. Saya mohon doa restunya, saya dan mpok Sylvi berjuang untuk Jakarta dan seluruh warga di sini," kata Agus.

No comments:

Post a Comment