Thursday, December 15, 2016

Lembaga Survei Indonesia ( LSI ) Diprotes Demokrat

www.beritaseoku.net

Sebagai calon Gubernur nomor urut satu, Agus Yudhoyono yang merupakan putra dari Susilo Bambang Yudhoyono ini kemarin saat melakukan kampanye ada menjanjikan apabila ia terpilih menjadi Gubernur hingga periode lima tahun kedepan ia akan memberikan 1 miliar rupiah ke setiap RT/RW dan agaknya berita tersebut membuat Partai Demokrat yang mengusung Agus memprotes LSI.

"Saya pikir harusnya agak cermat untuk menyampaikan ini sebagai politik uang. Pihak Bawaslu sendiri juga sudah menyampaikan pelanggaran administrasi tidak disampaikannya di visi-misi. Bahwa apa yang kami sampaikan itu untuk elaborasi program akan kami sampaikan untuk massa kampanye," kata Imelda dalam acara "Likebility Is Electability? Kualitas Personal Calon Dalam Pilkasa DKI Pascainsiden Al Maidah" di Hotel Atlet Century, Jakarta, Kamis (15/12).

Imelda mengklaim, Bawaslu tak menyebut program itu sebagai politik uang. Menurutnya, program itu untuk pemberdayaan masyarkat di Jakarta. "Di halaman 39 dari visi misi kami, jadi program pemberdayaan masyarakat per RW 1 M itu, itu lah sudah kami sampaikan klarifikasinya ke Bawaslu dan KPUD," ujar Imelda.


Baca juga : Beritaseoku.net

Direktur Eksekutif LSI Kuskridho Ambardi memaparkan, tidak semua responden mengetahui kabar program Rp 1 miliar untuk per RT/RW di Jakarta yang digaungkan pasangan Agus-Sylvi. Hanya 50 persen yang tahu. Dia menyebut, 52 persen tahu bahwa itu pelanggaran administrasi sedangkan sisanya 48 persen tidak tahu bahwa itu pelanggaran. Ada 59 persen masyarakat yang setuju program tersebut, 24 persen tidak setuju dan tidak tahu 17 persen. Program ini juga ternyata tidak mendongkrak elektabilitas pasangan nomor urut satu ini.

"Sekitar 50 persen warga tahu dan sebagian besar dari yang tahu tidak menilai positif atas janji kampanye Agus-Silvi," kata Ambardi.

Untuk diketahui, populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Provinsi DKI Jakarta yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 800 orang. Dengan metode multistage random sampling, dan memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sebesar kurang lebih 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh Kecamatan yang terdistribusi secara proporsional. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

No comments:

Post a Comment